Stadion Pod Dubnom sendiri selesai dibangun pada tahun 1941 silam dan mengalami renovasi besar pada tahun 2002 silam. Usai direnovasi, markas MSK Zilina ini hanya berkapasitas sebanyak 11.258 penonton.

Namun rekor tertinggi jumlah penonton di stadion ini pernah mencapai 25.000 orang, saat Slovakia vs Dynamo Moskow pada tahun 1953 silam seperti data yang dikutip dari whoscored.com (15/03/18).

Doosan Arena

Doosan Arena | Internet

Yang kedua merupakan markas dari klub asal Republik Ceko, FC Viktoria Plzen bernama Stadion Doosan Arena. Stadion yang selesai dibangun pada tahun 1955 ini hanya berkapasitas 11.700 orang usai dilakukan renovasi besar-besaran pada tahun 2011 lalu.

Pertama kali menggelar pertandingan Liga Champions saat Viktoria Plzen lolos ke babak grup Liga Champions di musim 2011/12 lalu seperti dikutip dari stadiumguide.com (15/03/18). Pada musim tersebut, Plzen sebenarnya tidak memainkan semua laga babak grup di Stadion Synot Tip Arena di Prague karena Doosan sedang direnovasi.

Kembali digunakan usai renovasi besar-besaran, saat Plzen menjamu wakil Jerman FC Schalke di babak 32 besar Liga Europa musim 2011/12. Saat ini stadion tersebut tampak lebih modern meski kapasitas tidak bertambah banyak, menurut Transfermarkt, kapasitasnya saat ini hanya 12.000 penonton.

Stadion Ljudski Vrt

Stadion Ljudski Vrt | Internet

Stadion Ljudski Vrt merupakan stadion yang terletak di dekat sungai di kota Drava, Maribor, Slovenia. Stadion ini berkapasitas sebanyak 12.702 bangku penonton. Menurut Transfermarkt, stadion ini sudah menjadi markas untuk NK Maribor sejak tahun 1960 silam.

Stadion ini menggelar laga babak grup Liga Champions untuk kali pertama pada musim 2014/15, saat Maribor tergabung satu grup bersama Chelsea, Schalke dan Sporting Lisbon.

Selain sebagai stadion sepakbola, ternyata stadion ini merupakan kebanggaan masyarakat kota Maribor, dan dianggap sebagai salah satu stadion terkecil yang paling indah di dunia.