Connect with us

Asia

Ahn Jung Hwan, Legenda Korsel yang Diperlakukan Tak Manusiawi di Italia

 88 views

Sebelum perhelatan Piala Dunia 2002 nama Ahn Jung Hwan dianggap publik Italia biasa saja. Ia hanya striker dari Asia yang beruntung bisa merumput di Serie A Italia. Klub yang ia bela pun biasa saja, malah tergolong klub kecil, Perugia.

Dibanding dengan Hidethoski Nakata misalnya, Ahn Jung Hwan bahkan tak ada seujung kuku dengan pria asal Jepang tersebut. Namun bagi publik Korsel, Ahn Jung Hwan ialah legenda sepakbola mereka di pentas Piala Dunia.

Piala Dunia juga membuat nama Ahn Jung Hwan yang awalnya biasa saja di Italia menjadi musuh utama publik Italia. Penyebabnya apalagi kalau bukan sebiji golnya ke gawang Buffon saat kedua tim bertemu di babak perempat-final Piala Dunia 2002.

Dikutip dari fifa.com (31/05/18) Ahn Jung Hwan menjadi salah satu aktor di pertandingan itu yang akan selalu diingat oleh publik Italia selain tentu saja nama sang wasit pemimpin pertandingan, Byron Moreno.

Kisah Ahn Jung Hwan menjadi public enemy di Korsel bermula pada menit ke-10 babak tambahan waktu atau beberapa menit sebelum kedua tim bakal lakukan adu penalti. Umpan terukur dari Hwang Sun-hong disambut dengan sundulan oleh pemain yang mengawali karier di Ajou University tersebut.

Meski berada di kawalan Paolo Maldini, Ahn Jung Hwan mampu melompat lebih tinggi dan menaklukkan Gianluigi Buffon. Korsel pun melaju ke babak semifinal meski dengan catatan kontroversial pasca pertandingan tersebut.

Sayang kemudian petaka datang untuk karier Ahn Jung Hwan di Italia. Dikutip dari gazzetta.it (31/05/18) Presiden Perugia saat itu, Luciano Gaucci dengan sangat kasar mengatakan soal karier pemainnya tersebut,

“Orang itu (Ahn) tidak akan pernah menginjakkan kakinya lagi Perugia. Dia tampil fenomenal hanya saat melawan Italia. Saya seorang nasionalis dan saya menganggap perilaku itu tidak hanya sebagai sebuah penghinaan tapi juga sudah menyerang sebuah negara yang dua tahun lalu membukakan pintu untuknya.” kata Gaucci.

Bahkan Gaucci mengatakan bahwa dirinya berniat tidak ingin membayar gaji Ahn Jung Hwan. “Saya tidak berniat membayar gaji kepada seseorang yang telah menghancurkan sepakbola Italia.” kata Gaucci.

Ahn Jung Hwan pun sadar diri jika usai Piala Dunia, dirinya tak mungkin lagi kembali ke Italia. Posisi Ahn Jung Hwan sendirinya akhirnya dipecat pihak klub.

Ia lalu meneruskan kariernya di Shimizu S Pulse dan sempat kembali lagi ke Eropa dengan membela dua klub Jerman, Metz serta MSV Duisburg. Ahn Jung Hwan pensiun pada 2011 setelah membela klub Dallan Shide.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Advertisement